Moda Guru Pembelajar Ditentukan Bukan Berdasarkan Nilai UKG

RESMI ! MENTERI ANIES LUNCURKAN PROGRAM GURU PEMBELAJAR….

Ketentuan Peserta Diklat Guru Pembelajar
NILAI UKG ≤ 40 = DIKLAT TATAP MUKA
NILAI UKG 41 – 55 = DIKLAT KOMBINASI (TATAP MUKA & ONLINE (DARING)
NILAI UKG =56-70 DIKLAT FULL ONLINE (MANDIRI)

Simak Info lengkapnya di media……..
http://www.k**mbil.com/…/resmi-menteri-anies-luncurkan-prog… INI DIA 3 MODEL PELATIHAN GURU PEMBELAJAR

Sudah 2 hari ini bertebaran informasi seperti di atas yang entah mengambil sumber darimana. Info tersebut menyertakan sebuah tautan seolah olah tautan tersebut adalah sumber informasi informasi itu. Saya mengakses tautan itu daaaan…isinya hanya berita peluncuran program Guru Pembelajar yang juga dicomot dari situs republika secara utuh, yaa secara utuh, namun isinya sama sekali tidak membahas kriteria penentuan mode Guru Pembelajar.

Pada informasi tersebut penentuan model kegiatan guru pembelajar seolah-olah ditentukan oleh nilai UKG. Selama 9 hari-malam ini malam terakhir sebelum besok penutupan- kemarin saya terpilih mengikuti kegiatan Pelatihan Narasumber Nasional Guru Pembelajar. Saya merasa perlu meluruskan informasi ini. Penentuan model (di program guru pembelajaran disebut ‘moda’) bukan berdasarkan nilai UKG, melainkan berdasarkan hasil analisis UKG.

Dari hasil UKG tekah didapat profil Guru Pembelajar yang berisi informasi kompetensi apa saja yang sudah dikuasai dan kompetensi apa yang belum dikuasai.

petaGP

dari peta kompetensi di atas terlihat ada 3 kompetensi yang berwarna merah (capaian UKG pada kompetensi tersebut di bawah kriteria capaian minimum). Ini berarti guru tersebut belum kompeten di 3 kompetensi guru. Jumlah inilah yang menjadi acuan moda Guru Pembelajar yang akan ia ikuti, BUKAN nilai UKG. Secara ringkas berikut adalah moda Guru Pembelajar yang harus diikuti berdasarkan peta kompetensi hasil UKG:

Moda Tatap Muka : Guru memiliki 8-10 Kompetensi di bawah Kriteria (mari kita sebut nilai merah agar lebih mudah diingat) atau Guru yang berada di daerah 3T atau Guru yang tidak memungkinkan mengikuti moda Daring. Moda tatap muka ini dapat menggunakan pola tatap muka penuh atau pola IN-ON-IN

Moda Daring [Penuh], terdiri dari 2 model, model 1 diperuntukan bagi guru yang memiliki nilai merah sebanyak 3-5 nilai dan berada di daerah yang memiliki akses internet. Model 2 diperuntukan bagi guru dengan nilai merah 6-7 nilai dan lokasi kerja berada jauh dari lokasi yang digunakan sebagai lokasi tatap muka. Perbedaan dari kedua model ini adalah pada model 1 Guru Pembelajar akan difasilitasi oleh 1 orang pengampu secara langsung sedangkan pada model 2 Guru Pembelajar difasilitasi oleh 1 orang mentor dan 1 orang pengampu. Guru Pembelajar berkomunikasi secara langsung dengan mentor, bukan dengan pengampu.

Moda Daring Kombinasi, diperuntukan bagi guru dengan nilai merah sebanyak 6-7 nilai, berada di wilayah dengan jaringan internet.

Jadi saya ulangi kembali bahwa penentuan ini BUKAN berdasarkan NILAI UKG. Semoga postingan ini bisa meluruskan informasi yang sudah beredar.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *