Day 2: Rainy Sydney

Beruntung saat menjelang pagi saya kembali berpindah ke posisi asli saya  di samping jendela, tentunya di samping bagian dalam pesawat. Saat matahari mulai menyapa Sydney warna langit jadi luaarrr biasaaa, Allahu Akbar. Menyempatkan diri untuk mengabadikan momen ini walapun mulai ngantuk lagi karena tidur tak tenang. Dan akhirnya pesawat mendarat juga di Bandara Sydney.

Dan  mulailah proses masuk negara orang yang ketat. Begitu mendarat langsung menuju meja cek passport, ini baru akan klaim bawaan bagasi kita. Saya kira cukup sampai di sini, ternyata tidak. Kami kembali mengantri dan menyerahkan kartu imigrasi untuk pemeriksaan bawaan bagasi, melewati banyak cek poin sesuai apa yang kita bawa. Saya cukup beruntung karena memang barang bawaan saya standar, tidak bawa makanan dan minuman, hanya  bawa bandrek instan dan produk herbal masuk angin sehingga cek poin yang saya lalui tidak sebanyak rekan saya yang lain. Akhirnya bisa juga keluar dari bandara Sydney dan disambut oleh udara dingin. Sesaat kemudian hujan pun ikut menyambut

Setelah cek in bagasi untuk domestic flight kami menuju tempat di mana Opera House dan Harbour Bridge terlihat berdampingan. Hujan mulai reda, muncul secercah harapan kami bisa menikmati keindahan di sana dengan santai. Nyatanya tidak, tiba di sana kembali hujan datang, sayangnya rombongan kami tidak disertai pawang hujan. Hujan tidak membuat kami gentar untuk berfoto (ya iya laaah..kapan lagi ke Sydney). Udara semakin dingin sehingga waktu kunjungan kami persingkat.

Hujan masih tidak mau mengalah pada kami para newbie yang beruntung bisa ke Sydney. Setiba kami di Opera House juga hujan masih setia, hanya saja ia labil, kadang deras kadang gerimis. Ia seperti sengaja menguji kesabaran kami, terbukti saat waktu kunjungan usai ia memilih untuk pergi sejenak diganti matahari yang sedikit memberi kehangatan pada kami. Mungkin ia tau kami ingin belanja.

Tempat terakhir yang kami kunjungi sebelum kami melanjutkan perjalanan ke Adelaide, SA adalah tempat idaman shopping mania, ya ini adalah Pasar Baru versi Sdyney, Pasar Malioboro ala Sydney. Paddy’s market menampung banyak lapak yang menjual aneka barang dagangan seperti pasar baru, hanya saja penjual souvenir Australia yang banyak digandrundi di pasar ini. Walapun sebagian tetep Made in China. Walaupun Hujan kembali datang menguji kesabaran kami, we don’t care, tempatnya kan indoor aman dari hujan. Beside that, it’s shopping time.

menjelang pagi

pemandangan menjelang pagi

on plane

pemandangan menjelang pagi

sydney2

Opera House

sydney3

Pose Sejenak

paddys

Paddy’s market

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *